Angin Topan Dalam Wahyu 7:3
Angin Topan Dalam
Wah 7:3
Mengapa Allah Menahan Angin Topan?
Anggota
Gereja MAHK dan kelompok Kristen lainnya sedang menunggu kedatangan Tuhan dan
Juruselamat kita ? Kita menunggu untuk
melihat peristiwa mulia raya dan menjadi puncak pekabaran kita sejak munculnya Gereja Kristen. Kita
seharusnya akan mendapat nilai 100 untuk semangat, tapi untuk teologi yang tidak tepat itu
adalah gagal atau 0.
Apakah Alkitab memberikan kepada kita kunci mengenai kapan Yesus akan datang kedunia ini ?
Dalam
Wahyu 7 Yohanes dengan jelas memusatkan pada peristiwa akhir zaman . Namun
secara alamiah penipu yang besar tidak inginkan kita untuk memusatkan pada dimanakah tindakan yang nyata itu. Itulah caranya di memuliakan Pertentangan Yang Besar pada mulanya. Setan adalah
sangat ulung sekali dan menguasai penggunaan taktik penyimpangan ketika
dia mencoba untuk mengaburkan kebenaran
(1) mengenai Allah, (2) mengenai
rencana menyelamatkan manusia dari dunia
yang memberontak ini, dan (3) mengenai
bagaimana kita harus memikikan tentang
KedatanganNya yang kedua.
Penipu
ulung itu, sebagai contoh, tidak
memusingkan berapa banyak orang sedang
membahas mengenai akhir dunia selama
mereka tidak akan melihat issu yang sebenarnya dan jauh dimanakah pertempuran sebenarnya akan terjadi. Dia akan menolong untuk menghasilkan banyak hambatan agar mata kita tidak
dipusatkan pada peristiwa utama dari
akhir zaman.
Rencana Pertempuran Setan dipahami
Apakah
kita ada cara untuk menjelaskan apa
yang Setan upayakan uintuk dilakukan
kepada anggota MAHK pada akhir zaman ini ? Tentu kita tahu, sebab Allah sudah
menyatakan rencana Setan kepada kita.
Yohanes pewahyu diberikan kunci untuk menerangkan rencana Setan.. sama
seperti Sekutu yang sudah memahami
sandi-sandi yang digunakan oleh Jerman
pada tahun 1940an. Jadi marilah kita tanyakan dari Yohanes
dimanakah pertempuran yang sebenarnya
akan terjadi pada akhir zaman ini—dan mengapa tindakan itu sudah
tertunda hampir 100 tahun.
Wahyu
7 : 1-3 (baca)
Apakah
yang Yohanes sedang jelaskan ? Mengapa
Allah menahankan angin teror dan kehancuran pada akhir zaman ? Mengapa dia katakan kepada malaikat
untuk Tahan angin utara Nuklir ? tahan
angin tujuh malapetaka selatan ?
Mengapa ? Umat Allah belum bersedia!
Tahankan angin timur keganasan
manusia . Mengapa ? Umat Allah masih
belum pahami dimanakah pertempuran sebenarnya akan terjadi. Tahankan angin barat dari keganasan setan
sampai umat Allah sudah siap membawa akan
penugasan mereka yang akhir.
Tahankan angin sampai umat Allah siap untuk dimeteraikan, Tahan angin
sampai umatNya sudah sedia untuk Tanda pengesahannya, Tahan angin sampai Umat Allah siap untuk
Allah gunakan mereka di dalam pekabaran akhir kepada generasi akhir dunia ini.”
(Wahyu 14:6-12)
“Dan
aku dengan jumlah mereka yang dimeteraikan,
144000 orang. Tentu angka ini,
adalah melambangkan orang-orang pada akhir zaman yang sudah
memasrahkan diri mereka seutuhnya untuk memuliakan Allah. Pekerjaan pemeteraian ini adalah pekerjaan
akhir yang harus diselesaikan melalui Injil.
Allah masih menahankan angin sebab umatNya belum dimeteraikan. UmatNya belum sedia untuk menjadi
saksi yang unggul dari Injil yang
kekal kepada dunia pada akhir zaman ini.
Dapatkah ada sesuatu yang boleh menjadi lebih jelas ? Pada waktu yang akan datang umat Allah akan sangat memahami dimanakah
pertempuran itu akan terjadi dan
peperangan akhir itu bagaimana keadaannya.
Wahyu 14,
Yohanes memberikan penekanan
bahwa generasi akhir di jelaskan dalam pasal 7 – kelompok khusus itu untuk mereka Allah
menunggu dan menahan angin : Maka aku melihat di Gunung Zion berdiri Anak Domba, dan
bersama dia adalah 144000 yang mempunyai nama Bapa di dahi mereka.”
Apakah
yang akan memperkenalkan umat Allah pada
akhir zaman ini ? Pemelihara Sabat,
Pembaharu kesehatan, kebiasaan membayar persepuluhan? Ya dan tidak.
Oleh karena mereka yang melakukan apa yang secara khusus disebutkan adalah
mereka juga yang telah menyalibkan Yesus.
Nilai Meterai
Yohanes
mengatakan mengenai manusia pada akhir zaman yang mempunyai nama Bapa di dahi
mereka. Mereka akan dimeteraikan dengan
pengesahanNya. Banyak produk tidak
dapat di jual tanpa ada meterai atau tanda khusus pengesahan, meterai yang menyatakan kepada dunia bahwa produk mereka ini sudah melalui semua ujian dan dapat dipercaya—seperti meterai
perusahan biasanya di tulis pada
alat-alat listrik dll.
Apakah
pentingnya meterai, atau nilai sebuah tanda tangan ? Hampir dalam semua produk kebutuhan
manusia maka meterai atau nama adalah
berarti segala sesuatunya bagi si pembeli.
Nama-nama itu berarti kualitas, dan anda dapat mempercayai apa saja yang membawa nama-nama terkenal itu.
Sekarang
ini pada waktu angin masih ditahan, itulah yang Allah sedang katakan kepada Jagad raya keitka Dia menulis namaNya
di dahi umatNya yang setia : Inilah mereka yang sudah mempersilahkan Roh Suci
melakukan pekerjaannya, mereka ini yang
sudah menyatakan kemuliaanKu. Aku tidak
akan malu oleh bagaimana mereka
mewakilkan Aku. Kamu dapat mempercayai
mereka. Aku sudah memberikan kepada
mereka meterai pengesahan ku. Kualitasnya harus masuk sebelum nama akan
berlanjut.
Alkitab
menyebutkan hal ini sebagai Pekerjaan
Pemeteraian. DAN INILAH YANG MENJADI
PUSAT PERHATIAN DARI SORGA DEWASA INI.
Inilah dimana pertempuran
sebenarnya sedang terjadi dewasa ini.
Setan tahu itu, Allah tahu itu.
Apakah kita tahu ?
Dalam
Wahyu 12:17 : Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.”
Bagaimana
Setan berperang melawan kita ? Satu cara
sangat jelas –melalui penderitaan dan sakit hati, sampai seorang seakan sulit bernafas. Setan
mempunyai cara memukul kita sampai kita merasa seperti kayu yang terdampar di tepi pantai yang jarang di jalani. Dan
ketika kita memikirkan apakah ada seorang yang memperhatikan atau apabila akan ada kelepasan. Jam-jam
kegelapan malam berlalu sangat perlahan sekali.
Setan
sangat pakar dalam segala hal ini. Tapi
agak aneh hal itu kepadanya, banyak
orang Kristen telah belajar bagaimana menghadapi dengan baik melawan serangan
Setan ini. Mereka temukan tempat
mereka bersembunyi didalam Yesus. Mereka
mengalahkan Setan dalam permaiannya sendiri. Saya telah melihat hal itu terjadi
berulang kali kepada orang muda dan tua
yang menemukan kebenaran mengenai Allah sebagai Sahabat mereka yang
terbaik. Mereka menemukan sahabat
mereka yang terbaik sangat dekat,
meskipun selama masalah yang paling gelap dalam kehidupan kita.
Tapi
ketika Setan melihat bahwa
kesukaran fisik dan kekecewaan
emosi nampaknya hanya menguatkan umat
Allah, dia merobah akan serangannya kepada sesuatu yang lebih terselubung. Dia membuat
perangkap yang sangat di percaya
: Dia mengacaukan pelajaran Alkitab mengenai arti dan maksud
dari Injil, secara khusus pada akhir zaman ini selama waktu pemeteraian. Dia menyelubungi arti dari pekerjaan
pemeteraian dimana Allah dan umatNya
mempercepat akan akhir dari pemerintahan
Setan di planet bumi ini.
Apakah Meterai itu ?
Apakah meterai Allah itu yang membuat Setan marah ?
“Segera setelah umat Allah dimeteraikan
di dahi mereka – itu bukan hanya meterai atau tanda yang dapat dilihat,
tapi suatu proses diteguhkan dalam
kebenaran, secara intelektual dan rohani,
sehingga mereka itu tidak dapat bergerak— segera setelah umat Allah
dimeteraikan dan siap untuk penggocangan
itu akan datang.”
Menerangkan
akan tema Alkitab ini, kita baca bahwa meterai
adalah “tanda dari meterai pengesahan Allah. . . .tanda asli dari
kebenaran, dibawakan didalam mereka oleh
kuasa Roh Kudus.” Mereka yang
dimeteraikan “memilikinya pada jubah
perkawinan, dan adalah penurut dan setia kepada semua hukum Allah.” Allah mengenal mereka yang sudah dimeteraikan sebagai “wakil yang layak akan kebenaran sebagaimana kebenaran itu
dalam Yesus.
Allah memeteraikan mereka “yang dibedakan dari dunia oleh . . . .
kata-kata dan karya mereka. . . . Dia tidak bertanya. Apakah mereka
memiliki pengetahuan dan kecakapan
? Apakah mereka mempuyai kesanggupan
untuk memerintah dan mengendalikan dan mengatur ? Dia bertanya,
Akankah mereka mewakilkan tabiatKu? . . . Melalui mereka Dia akan mewakilkan kepada dunia karakteristik yang
tidak mungkin dapat terhapus dari sifat
Ilahi.
Allah
tidak akan memeteraikan seseorang “apabila kebenaran tidak berakar dalam hati,
apabila sifat tabiat alamiah tidak diobahkan oleh Roh Suci.
Injil
yang memeteraikan, sebagaimana yang di jelaskan dalam Wahyu 14,
adalah “Injil Yang Kekal” yang mempersiapkan umat yang bersih untuk mewakilkan Tuhan mereka – waktunya ketika malaikat dan
semua jagad raya yang tidak jatuh akan menghakimkan apakah Allah adalah adil didalam pengukumanNya kepada manusia.
Petrus
mendapatkan pandangan dari kelompok yang sudah dimeteraikan itu, umat yang bersih itu yang benar-benar
mengalami maksud dari Injil : “:Jadi jika segala sesuatu ini akan hancur
demikian, betap suci dan salehnya akmu harus hidup, yaitu kamu yagn menantikan
dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. Tetapi
sesuai dengan janjiNya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di
mana terdapat kebenaran. Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil
menantikan semuanya ini, kamu harus
berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda dihadapanNya,
dalam perdamaian dengan Dia. “ 2 Pet.
3:11-14.
Seorang
Jurukabar Allah yang lain memusatkan
pada umat Allah yang akhir ini dan pekabaran mereka ketika dia menuliskan
: “Adalah kegelapan salah pemahaman akan
Allah yang ada di dunia ini. Manusia
kehilangan pengetahuan akan tabiatNya. . . . pada waktu ini pekabaran dari
Allah harus dibawakan, pekabaran menerangi didalam pengaruhnya dan menyelamatkan didalam kuasanya. Tabiatnya adalah harus diberitahukan. Ke dalam kegelapan dunia haruslah diterangi dengan terang
kemuliaanNya, terang dari kebaikanNya,
kemurahan, dan kebenaran. . . Berkas
cahaya terakhir dari terang
berkemurahan, pekabaran akhir dari kasih
karunia harus diberikan kepada dunia,
adalah suatu kenyataan tabiat
kasihNya. Umat Allah harus menyatakan
kemuliaanNya. Didalam kehidupan mereka
sendiri, dan tabiat mereka haruslah menyatakan apa yang kasih karunia Allah
sudah buat bagi mereka. Terang dari
Matahari Kebenaran haruslah bercahaya didalam karya yang baik – di dalam
kata-kata kebenaran dan perbuatan
kesucian.” SC 415,416.
Injil Yang Kekal
Injil
yang dikhotbahkan dan dihidupkan oleh
umat Allah akhir sama ini adalah injil
dengan Ketepatan Perjanjian Baru, bukan terbatas kepada Injil yang
dikhotbahkan di Babilon. Itu adalah Injil yang mengabarkan pengampunan dan kuasa –Injil yang
menantang semua perjanjian keselamatan
yang lembut tanpa ada pengorbanan diri. Itu bukanlah injil yang terbatas tanpa
ada Iman yang bekerja sama dengan kasih karunia
didalam mengalahkan
kecenderungan terwaris dan
dipelihara untuk mengatakan Tidak kepada terang kebenaran.
Apakah
beberapa dari injil terbatas yang
menjadi perangkap Setan ? Perjanjian Injil Keselamatan Babilon dengan
paling kurang empat pilihan, semua dimaksudkan untuk mengacaukan tabiat
Allah dan hukum yang Setan sangat
membencinya.. Dia biarkan anda membuat pilihan anda :
Pilihan # 1 :
“Lupakan Injil –Anda berada dibawah kasih karunia—hukum sudah dihapuskan
di salib.” Apabila kelemahan dari argumentasi itu menjadi jelas. Maka setan
akan lebih terselubung dengan tiga pilihan yang lain.
Pilihan # 2 :
Tinggikan hukum setinggi-tingginya dan berada diatas
pencapaian manusia, sehingga tidak akan
ada orang yang dapat mencapainya—tapi janganlah
kecewa – selama anda menyesal oleh karena dosamu, argumentasinya akan berlanjut “anda tidak
perlu memelihara hukum oleh karena Yesus sudah memelihara hukum demi kamu.”
Pilihan # 3 menggunakan pendekatan yang berbeda, juga terselubung dengan setengah benar : “ Anda tidak dapat memelihara hukum oleh
sebab anda dilahirkan orang berdosa,
anda hidup dalam tubuh yang berdosa, dan anda akan selalu tidak akan
mencapainya. Tapi jangan kecewa-selama
anda menyesal untuk dosamu, itulah semua
yang dituntut Tuhan. Allah melihat kepada catatan Yesus didalam pehukuman dan bukan catatanmu.
Pilihan # 4 :
adalah sangat memikat bagi
beberapa orang : Anda jangan mencoba
untuk memelihara hukum, sebab apabila
anda melakukannya, anda akan menjadi legalist.
Hal yang penting adalah mempunyai
hubungan dengan Yesus Kristus.”
Tentu,
anda mengenal beberapa sifat setengah benar didalam penipuan menarik ini. Tapi
pelajar Alkitab yang hati-hati akan melihat
melaluinya dan akan mempertahankan pandangan pada dimanakah pertempuran sebenarnya akan
terjadi pada akhir zaman ini. Mereka
akan membiarkan Alkitab akan berbicara
dengan jelas kepada mereka,
sebagaimana kata-kata Paulus kepada
Titus : “Karena kasih karunia Allah yang
membawa keselamatan sudah kelihatan kepada semua manusia. Itu mengajarkan kita untuk mengatakan
“Tidak” kepada ketidak salehan dan nafsu
dunia, dan hidup dengan mengendalikan diri, suatu kehidupan benar dan saleh
pada dewasa ini, sementara kita menunggu
untuk pengharapan yang bahagia itu – pemunculan yang mulia dari Allah dan
Penebus kita, Yesus Kristus, yang sudah
menyerahkan dirinya bagi kita untuk menebus kita dari semua kejahatan dan
menyucikan untuk dirinya suatu umat milikNya sendiri, dan suka membuat
kebaikan.” (Titus 2:11-15).
Dan
mereka mengingat akan nasihat : “Sejak
permulaan pertentangan antara baik dan jahat di sorga sudahlah menjadi maksud
Setan untuk membuang hukum Allah. . . Agar menipu manusia, dan dengan demikian
menuntun mereka untuk melanggar Hukum Allah,
adalah menjadi tujuan yang dia sudah dengan tekun ikuti. . . . dan konflik akhir yang besar antara kebenaran dan kesalahan adalah merupakan
suatu pertentangan akhir dari
pertentangan yang sudah lama mengenai
Hukum Allah.” Setan terus
menerus akan berupaya untuk menipu pengikut Kristus dengan cara berfikir yang fatal bahwa adalah tidak
mungkin bagi mereka untuk menang.”
GC 582, 489.
Kepada Dia yang
Menang . . .”
Dan dengan demikian ketika kita dituntun untuk
mempercayai bahwa adalah salah satu
tidak perlu atau tidak mungkin menjadi pemenang, kita harus mengingatkan diri
kita sendiri, didalam melakukan itu, bahwa kita sedang menerangkan kembali rencana keselamatan agar supaya dapat memenuhi
akan rasa aman dan kepastian – yang kesemuanya adalah penipuan diri.
Mengapa
Setan sangat membenci akan hukum ?
Mengapa dia sangat berambisi untuk mengacaukan issu mengenai Hukum Allah, lebih khusus pada
akhir zaman ini ? Sebab cara Allah
menjalankan jagad raya ini adalah yang perlu dia tantang secara langsung ketika dia masih menjadi penghulu
malaikat sebelum dia dibuang ke luar
dari Sorga (Wahyu 12). Hukum Allah
menyatakan tabiat Allah, lebih khusus Yesus—Dia yang marah dan kemudian
membencinya ketika Dia datang ke bumi
untuk membuktikan kesalahanNya. Dan
menghasilkan tabiat Kristus adalah menjadi maksud utama dari Injil itu “Apabila Tabiat Kristus dihasilkan dengan
sempurna didalam kehidupan umatNya dia akan datang untuk menyatakan bahwa mereka
adalah miliknya.” COL 69
Inilah
yang menjadi alasan mengapa Setan sangat marah
kepada kelompok pada akhir zaman
ini yang akhirnya menjadi sangat serius mengenai memelihara hukum Allah dan iman akan
Yesus. Dia sangat marah sekali kepada
umat yang sudah selesaikan
permaian silang kata teologi yang memberi peluang kepada mereka dipanggil Orang Kristen sementara tidak
pernah mengharapkan menjadi pemenang. Dia sangat marah ketika mereka melihat melalui injilnya yang palsu yang sebenarnya adalah legalisme baru—bahwa manusia dapat
diselamatkan oleh mempercayai pada
pengaturan secara hukum buku disorga
tanpa penyesuaian tabiat di bumi., dan kemudian menyebutkan itu “Kebenaran oleh Iman.”
Injil
yang memeteraikan bukanlah suatu penyesuaian yang ketat dan rinci yang
dimotivasi oleh apakah takut akan ketidak senangan Allah atau pengharapan upah
yang kekal. Kepedulian demikian untuk
hukum adalah satu beban mutlak dan bukan
kuk Yesus, itu mendirikan injil di kepalanya.
Itu menolak orang muda dan menghasilkan apakah perasaan kesepian atau
kesombongan didalam orang dewasa.
Perbedaan antara kesenangan penurutan yang ditopang oleh kasih karunia
dan beban legalisme adalah pada motivasinya. Apakah saya sangat ketat
memperhatikan kesucian Sabat , sebagai contoh, agar supaya boleh memberi kesan
kepada Allah atau memuliakan Dia ? Kasih yang sebenarnya tidak ada akhir untuk
menghormati seorang yang dicintai dan “usaha” tidaklah menjadi beban.
Injil
yang memeteraikan menghasilkan manusia
yang berkata dengan kesenangan,
“Besarlah ketentraman pada orang-orang yang mencintai TauratMu, tidak
ada batu sandungan bagi mereka.”
Maz 119 : 165. “Tuarat Tuhan itu sempurna, menyegarkan jiwa,
. . . .lebih indah dari pada emas. . . .dan lebih manis dari pada madu tetesan
dari sarang lebah, (Maz. 19:8-11)
Kita
memusatkan pada Injil yang dikhotbahkan oleh para Rasul. Itu akan menghasilkan
salah satu Kekacauan atau Kebangunan –
tidak pernah membosankan. Itu akan menghadapi dan mengatasi masalah manusia yang sama yang membingungkan
pakar Ilmu kejiwaan dan pakar sosial dewasa ini. Lihatlah apa yang terjadi di
Korenti : “Atau tidak tahukah kamu,
bahwa orang-orang yang tidak adil tidak
akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah ?
Jangan sesat. Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci,
orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, penfitnah dan penipu tidak akan
mendapat bagian dalam kerajaan
Allah. (1 Kor 6:9-10)
Itulah
kabar baik yang Yesus janjikan. Sejak kelahiranNya sampai kepada Joljuta yang menakutkan itu, injil Yesus melakukan sesuatu bagi manusia waktu itu dan itu akan melakukan hal yang
sama untuk manusia dewasa ini- dimana saja Injil yang sebenarnya di dengar.
Manusia
yang menerima akan firmanNya dengan sungguh-sungguh memiliki Iman Yesus (Wahyu 14:12). Ini adalah iman yang
menyelamatkan, iman jenis yang sama yang menyelamatkan Yesus dari dosa. Iman demikian yang membuat Yesus menjadi orang berkuasa, dicintai dan murah hati.
Itulah iman Yesus telah dirancang akan buat bagi anda dan saya.
Bersedia untuk Angin Ribut
Dan seluruh sorga sedang menunggu untuk
memeteraikan jenis manusia demikian pada
akhir zaman sebelum angin akan bertiup, sebelum orang tidak percaya mengabaikan untuk selama-lamanya permohonan dari Roh Suci, sebelum dunia ini
menjadi Rumah Gila. Inilah mereka yang sudah belajar bagaimana bertahan didalam masa yang sukar –
“mereka yang memelihara hukum Allah dan iman akan Yesus.” (Wahyu 14:12)
Allah
dapat mempercayai umatNya untuk bertahan dari semua serangan yang Setan akan
lemparkan kepada mereka dalam Tujuh Malapetaka Akhir. Mereka akan
membenarkan namaNya, kuasaNya, dn penghakimanNya mengenai mereka. Mereka ini yang sudah mengalahkan semua
dusta yang Setan sudah berikan hampir
enam ribu tahun. Setelah pintu
kesempatan ditutup, mereka menunjukkan
kepada seluruh jagad raya bahwa kasih karunia Allah terus memelihara mereka tidak akan jatuh, meskipun selama waktu-waktu yang sangat
mencekam.
Janganlah
kita tertarik mengenai dimanakah pertempuran akhir akan terjadi pada akhir zaman ini. Dengarlah kepada bisikan Yesus : “Jangan batasi Yang Suci dari Israel. Tidak ada batas pada kuasa kreatif dari Roh
Suci yang dulu membawakan keindahan dan kerapihan pada permulaan
penciptaan. Dia akan membuat hal yang
sama bagi kita dewasa ini. Berikanlah
kesempatan kepadaNya. Dia sudah biarkan
pintu depan tetap terbuka bagi anda. MalaikatNya masih tetap menahan angin
nafsu dan kemarahan setan.Yesus
akan selamatkan anda dari dosamu dan memeteraikan anda untuk keuntungan
namaNya, apabila anda tidak menyebabkan Dia frustrasi. Itulah
maksud dari Injil. Dia sedang menuggu kita agar boleh lebih bersungguh-sungguh mengenai memiliki akan meteraiNya agar
supaya kesaksian kita kepada orang lain
akan membawakan surat keterangan
daripadaNya. Biarlah Allah membuat kita siap untuk menerima MeteraiNya. Bersiaplah untuk itu.
Comments
Post a Comment